this is our journey..

Daisypath Anniversary tickers
keluarga dzikrulloh. Diberdayakan oleh Blogger.

Senin, 04 Juli 2011

morningsickness

0 komentar
Menjadi ibu adalah hal yang paling saya idam-idamkan dari sejak menikah Oktober 2010 lalu. Saya rasa setiap perempuan pun memiliki cita-cita yang sama: bersuami dan ber-anak. Yap sekarang saya sedang menuju memiliki keduanya, Allohu akbar!


Siapa sangka sih, perempuan macam saya yang ga karuan gini kalau dideskripsiin akan segera memilki seorang bayi Desember nanti? jangankan anda, saya sendiri pun ga nyangka akan segera jadi ibu. Rasanya baru kemarin deh menikah, sibuk urusin kuliah, sibuk penelitian dan tugas akhir -dan masih hingga saat ini-, eeehh tiba-tiba di April lalu dikagetkan dengan morningsickness yang segitu dahsyat. who knows guys? Alloh knows and Alloh decides everything :)


Dulu, saya penasaran banged sama yang namanya morningsickness dan ngidam!
katanya kebanyakan bumil mengalami hal seperti itu. Yaa, agak-agak gamang sih.. tapi setelah merasakan sendiri dan menurut saya itu adalah hal yang dahsyat -karena tiap makan-muntah-makan-muntah- jelas saya jadi ingin cepat-cepat melewati massa morningsickness yang biasanya di alami di trimester pertama. 


Jujur, saya kepayahan ketika melewati masa trimester awal, terlebih saya pindah rumah ke daerah Pulomas yang notabene jauh dari orangtua (yaaa u know lah gw memang agak 'manja' dengan ortu terlebih Mama). Tiap saya angkat kepala untuk siapin kebutuhan suami kerja, pergulatan dengan sakit kepala, badan nyeri, dan rasa eneg luar biasa, betul-betul buat saya ngos-ngosan. Yap, setelah cium tangan dan ucap salam saat suami berangkat kerja, ga ada tempat lain yang saya tuju kecuali.... kamar mandi! Apapun makanan or minuman yang saya telan di pagi itu keluarlah semua even itu hanya air putih -___-


Dari pengalaman trimester saja saya bisa membayangkan secara real bagaimana perjuangan seorang ibu menjaga kehidupan dalam kandungannya hingga persalinan yang bagi saya pantas disebut perjuangan berdarah-darah. Saya jadi makin sayang dengan Mama dan Mamah (nama panggilan mertua saya yang hanya beda huruf -h dibelakang). 


Serius deh karena sangking mellow nya dan agak2 frustasi takut anak saya ga dapat asupan gizi karena apapun yang saya makan keluar terus, saya jadi curhat di group chemist 44 tentang pengalaman saya ini dan Alhamdulillaah, saya dapat banyak dukungan dari teman-teman sekelas dan mereka bilang mereka semakin sayang ibu, kangen sama ibu, ga sabar jadi ibu hihihi


Sekarang kandungan saya memasuki usia 3,5 bulan. Dan perut saya makin buncit hari ke hari. Amazing.. ada kehidupan di dalam kehidupan :)


psstt.. ada yang lucu dengan tingkah anak saya dalam kandungan. Saya serta suami harus datang ke Bandung untuk menghadiri pernikahan adik dimana saat-saat tersebut adalah getol-getolnya saya muntah. Bisa dibayangkanlah apa jadinya saya jika tiba-tiba muntah di dalam bus tersebut yg notabene berisi puluhan penumpang lain. Dag-dig-dug deh rasanya. But alhamdulillah, selama di perjalanan saya asik-asik aja tuh dan si dede bayi terlihat happy diajak ummi abi nya jalan-jalan. yeeaaahh you're rock on kid! :D




Thanks to Alloh for this love and blessing..


love u my Kid, my Hubby :*







Senin, 20 Juni 2011

Say Alhamdulillaah..

0 komentar
Rasanya ga ada yg lebih pantas diucap seorang makhluk akan pemberian Rabb nya selain: alhamdulillah.

Alhamdulillaah..
untuk ruh yang masih betah tinggal dalam jasad sehingga masih ada waktu dalam memperbaiki diri mendekat pada ilahi.

Alhamdulillaah..
untuk suami yang begitu sayang, yang begitu pengertian sehingga bisa memaklumi tiap-tiap kekurangan saya, yang tiada hari yang terlewat tanpa segelintir salah dan lupa yang terkadang saya sendiri malu, padahal hanya hal-hal sepele dan entah kenapa gw begitu pelupa luar biasa hiks


Alhamdulillaah..
untuk dede-bayi-nya-ummi-sayang yang sekarang bahagia tinggal di rahim ummi. ah sayang, memiliki mu -desember nanti- adalah hadiah terbaik dari Alloh, kado dari Sang Maha Raja, ciptaan langsung dari maha pencipta. Allohu akbar! rasanya ingin segera ummi melihat wajahmu sayang


Alhamdulillaah..
untuk kecukupan rizqi yang halal -hanya yang halal-  yang diberikan Alloh untuk keluarga ini.

Alhamdulillaah..
untuk bisnis saya yang sekarang menembus omzet tak terduga bahkan saya sendiri tak pernah menyangka akan kemudahan menjadi seorang pebisnis, padahal selama ini saya tidak pernah tertarik ketika teman2 kampus saya mengajak buat proposal wirausaha, ikut ajang ini itu supaya dapat dana untuk bermodal.


Alhamdulillaah..
untuk rumah tinggal dan pakaian yang layak *maksudnya yg bisa menutup aurat, penanda rasa malu pada sang maha kuasa*


Alhamdulillaah..
untuk kampus yang masih dengan senang hati menyambut saya berpagi-pagi ke Bogor untuk menyelesaikan penelitian dan skripsi yang alhamdulillaah belum selesai hingga saat ini.


Dan jika dihitung, sepertinya posisi saya sekarang adalah posisi dimana semua kebahagiaan bisa saya rasakan dalam satu waktu. Punya suami, punya keluarga yang sayang, sebentar lagi punya anak, hidup alhamdulillah cukup. Saya ga perlu kebahagiaan dalam bentuk lain, saya hanya butuh keluarga dan saya memiliki-nya! :)

Alloh, terima kasih untuk cinta-Mu.. aku tak pernah tau akankah ini ni'mat atau inikah cobaan, namun aku selalu berbaik sangka padaMu. Bukan kah kau sesuai perasangka seorang hamba?

now updated!

0 komentar
assalamu'alaykum wr wb


alhamdulillaah akhirnya bisa juga saya ngeblog setelah sekian lama berbulan-bulan lamanya ga ngeblog :D
fuiihh buanyak banged cerita yang ga sabar deh pengen saya buru-buru tulis di blog ini, oh my second home.. i really miss you 


kalau diingat rasanya udah hampir 5bulan deh ga pernah ngeblog lagi setelah sibuk ini itu dan ini lebay. kegiatan saya masih bervariasi, jelaaaasss apalagi setelah dikasih surprise dari Alloh: dua garis di test pack :D


now, cerita saya sekarang dan nanti insyaAlloh kebanyakan tentang si dede bayi nih. Alasannya sayang banged kalau fase-fase kembang-tumbuhnya hanya dilewatkan begitu saja dalam memori, biar next time ketika si dede besar bisa liat deh tuh tulisan tentang dirinya di blog ummi *yeaah, gw mupeng banged dipanggil ummi, entah kenapa, yg jelas bikin gw tenang aja kl anak gw manggil gitu*


now, it's blogging time! :D
*ngelirik Abi yang lagi asik ngobrol dengan adik2nya, coz we'r in Bandung*











Minggu, 23 Januari 2011

amanahi kami, sungguh

0 komentar
Jadi istri sekaligus mahasiswi betul-betul memberikan pelajaran hidup yang mahal buat saya.
Betapa tidak, sejak menikah hidup saya berubah. Menjadi lebih indah, tentunya. Ga cuma indah, tapi penuh tantangan. Yap, kunci keberhasilan 'menjawab' tantangan tersebut ya ga lain: manajemen waktu yang baik.

Saya baru menyadari betapa amburadulnya saya dalam memanaj waktu ketika sebelum menikah. Hal ini saya sadari ketika sekarang2 sudah menikah. Ah Diska..
Sekarangpun setelah menikah, saya pun masih dalam tahap belajar, belajar menjadi super wife dan insyaAlloh super momma amiin :)


Makin ke sini, makin menikmati JOBDESK saya sebagai seorang mahasiswi sekaligus istri. Biasanya rutinitas kampus yang itu-ituuuu aja, eehh ketika pulang ke Jakarta ada suami sebagai penghibur duka, penat, teman sepi, teman bahagia, teman dunia akhirat :)
what a marvelous life it is..

Maklum, selama saya masih kuliah dan belum wisuda, saya mesti bolak-balik Bogor-Jakarta menyelesaikan segala kewajiban-kewajiban yang ada. Suami dan Skripsi. Lucu, sama-sama S,  kalau nanti wisuda gelar saya bukan hanya S1 yaa, tapi udah S2 loohhh hheehe



Semuanya ga bakalan terjadi kalau bukan ridho Alloh. Mulai dari rancangan kuliah saya untuk semester 7 yang sengaja saya padatkan di awal weekday saja (karena saya sudah ancang2 mau nikah hehe), cari-cari kost-an yang boleh bawa suami (yang ini paling saya ingat karena saya harus ngubek2 Darmaga dan sekitar demi dapetin kosan yang cocok -___-),
dilanjut dengan tantangan untuk berbicara pada orangtua perihal lamaran yang akan segera disampaikan oleh seseorang kepada saya *sekarang suami saya :D

Kalau bukan karena Alloh, KALAU BUKAN KARENA IZIN ALLOH, rasanya ga mungkin saya bisa seperti sekarang ini (baca: bersuami). Alloh.. sungguh perjuangan luar biasa menyampaikan 'perihal nikah' tadi kepada orang tua saya. Betapa tidak, anak mereka yang mereka kenal bertingkah layaknya bocah dihadapan mereka, ternyata punya pikiran jauh melewati batas usianya yang saat itu masih 19 tahun. Tercengang bukan main, Ayah Ibuku. Speachless. Pasti.

Saya jadi flashback sendirian, mengingat perjuangan waktu itu untuk meyakini orangtua saya akan niat saya dan suami yang insyaAlloh baik. Diskusi-diskusi panjang, air mata, tawa-tawa, ah sungguh saya ingat semuanya. Seingat saya akan suami saya, yang terhebat sepanjang masa Tesar Dzikrulloh :D

Seiring berlalu, saya makin merasakan kemudahan yang Alloh beri pada keluarga kecil ini. Betul-betul saya merasakan rizqi dari arah yang tak disangka-sangka. Rizqi dalam berbagai bentuk. Yang sulit diungkapkan kata. Hanya Alloh, sungguh tak ada yang lain sebaikNya, tak ada yang lain sesempurna Ia menjamin hidup hambaNya.




kali ini, izinkan kami mengharap dan mengiba kasihMu, Rabb..
sempurnakan keluarga ini, keluarga dzikrulloh yang mencintaiMu
jadikan kehadirannya sebagai penyempurna cinta kami padaMu
penyempurna kesyukuran di tiap hela napas kami.






Ba'da Ashar,
*dalam kerinduan kehadirannya*

Sabtu, 22 Januari 2011

unforgettable chemistry 44

0 komentar
huaaaaaaa.. udah ga kuliah lagi, ga bisa bareng-bareng kaya dulu -____-
*ekspresi lebay sekangen-kangennya saya dengan teman-teman kimia 44 

bener-bener ga kerasa deh, ternyata sudah dipenghujung semester 7 dan sudah uas pula.
Padahal baruuu kemarin ikut MPD (Masa Perkenalan Departemen) Kimia, baru kemarin ikut fieldtrip ke Jogja, dan baru kemarin rasanya kita melewati masa perkuliahan yang luar biasa menguras emosi, tenaga, waktu, serta u-a-n-g! (hehehe). Serta tak lupa, baru kemarin yaaa gw married :D

alhamdulillah, kita bisa sama-sama 'selamat' melalui 7 semester lalu. Sekarang dan nanti, masing-masing dari kita akan sibuk mengurusi 'kelulusan' sendiri-sendiri. Mulai dari kolokium, penelitian sendirian, seminar, dan ujian komprehensif yang semuanyaaa dipersiapkan lahir batin sendiri. ya, sendiri.

Senin nanti, insyaAlloh kimia 44 akan mengadakan makrab. Sayangnya, saya ga bisa ikut. Maklum yaa, sekarang 'pangkat' saya naik satu tingkat: Jadi Istri. Mudah-mudahan di bulan-bulan berikutnya, 'pangkat' itu akan segera naik satu tingkat: Jadi Seorang Bunda. 
Allohumma amiin

Sebelumnya, punten saya ga bisa ikut ya kawan-kawan. Kalau boleh, ingin sekali ikut serta membawa suami saya hehe, tapi ga mungkin laah, kan acara terakhir kita gitu :)
have fun yaa, titip salam untuk siapapun saudara-saudari saya yang saya sayangi karena Alloh: keluarga Kimia 44.

Berikut kenangan2 yang terekam kamera. *Jujur, gw lagi kangen :( 







Gambar 1 Piagam Penghargaan
Im really touchy with this picture, guys. I just cant believe, how great you are. Thanks to Ujhe who made it.



Gambar 2 Foto nikah Diska-Tesar
Cuma bisa berdoa, semoga yang terbaik untuk kalian-kalian. Sungguh, lelaki sejati itu tidak mengobral janji, hanya bukti bukti dan bukti, semangaat :D





Gambar 3 Me and My Beloved Husband Ever!!!
Agak lebay caption-nya, karena memang seperti itulah memiliki suami (baca: keluarga), undescribable




Gambar 4 Bersama cecewe
I was so jealous, really..  *kembali lebaay haaha



Gambar 5 Keroyokan
Yeaah, foto keroyokan, ngeri roboh deh pelaminannya hehe




Gambar 6 Diska-Tesar, Raja-Ratu seharian full :D
Begini nih kalau jadi Raja Ratu seharian, dikelilingi para dayang-dayung :D
*gw bingung si Indra lagi ngapain si Fijar, ckckck




Gambar 7 Di gymnasium
Kalau ga salah ini abis iftor yah?
*Bang Roy masih gondrong
Jadi inget si Fijar pernah bilang: "Kalau lo ke stasiun, pake baju aja yang tulisannya TEMEN ROY"
wkwkwk :D




Gambar 8 Fieldrip to Jogja
Im gonna miss this moment *aku yang pake jilbab abu-abu di samping Eno (baju tosca) hehe




Gambar 9 Fieldtrip part 2 to Diska-Tesar's Wedding
Kalau kemarin fieldtrip ke Jogja, sekarang fieldtrip ke Jakarta Utara yaa, tepatnya di Rorotan. 
ENJOY



Gambar 10 Foto bersama Korlap
Big Big Thanks to Astari Wendarningtyas and Ratna 'Bire' Wulandari as Korlap. Semuanya terjadi berkat bantuan kalian. Many many thanks. Ujhe dkk, love you
Thanks for sweet October 30th



Gambar 11 Resmi Suami-Istri, alhamdulillaah :D
Dan inilah, penghujung dari segala harap, cemas, bahagia, deg-degan, sujud-sujud panjang, deras air mata, pengorbanan, cinta.... 





"Dan ingatlah karunia Alloh kepada kalian dan perjanjianNya yang telah diikatNya dengan kalian ketika kalian berkata 'Kami dengar dan kami taat'. Bertaqwa-lah kepada Alloh, sesungguhnya Alloh mengetahui segala isi hati."
(Al Maidah 7)


Kita belajar, bekerja, berumahtangga, semuanya sebagai wujud cinta kita kepada Alloh yang akan dimintai pertanggungjawaban atasnya. Ketika hari hisab itu tiba, dan ditanya untuk apa segala waktu hidupmu kau habiskan, semoga kita menjawab: menuntut ilmu dunia-akhirat, mentaati Alloh dan RasulNya, Menjauh dari dosa dan mendekat pada pahala, serta menyambung silaturahim sesama saudara. amin ya Rabb..


who ever you are, i heart you, guys. really.

Jumat, 24 Desember 2010

love syndrome :P

0 komentar
her eyes, her eyes
Make the stars look like they’re not shining
Her hair, her hair
Falls perfectly without her trying

She’s so beautiful
And I tell her every day

Yeah I know, I know
When I compliment her
She wont believe me
And its so, its so
Sad to think she don’t see what I see

But every time she asks me do I look okay
I say
When I see your face
There’s not a thing that I would change
Cause you’re amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you’re amazing
Just the way you are

Her nails, her nails
I could kiss them all day if she’d let me
Her laugh, her laugh
She hates but I think its so sexy

She’s so beautiful

And I tell her every day

Oh you know, you know, you know
Id never ask you to change
If perfect is what you’re searching for
Then just stay the same

So don’t even bother asking
If you look okay
You know I say

When I see your face
There’s not a thing that I would change
Cause you’re amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you’re amazing
Just the way you are

The way you are
The way you are
Girl you’re amazing
Just the way you are

When I see your face
There’s not a thing that I would change
Cause you’re amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you’re amazing
Just the way you are

(Bruno Mars- just the way you are)

Seperti yang dinyanyikan oleh suami saya tercinta.
Thank you baby, I'm soo in loooveee with you, I do love you :D

Kamis, 23 Desember 2010

good lifestyle: halal, unsur penting dalam makanan kita

0 komentar
Ini untuk para bunda dan calon bunda, semoga bermanfaat demi keluarga dunia akhirat yang kita cintai.




Kira2 apa yang bunda ketahui tentang makanan halal?
daging ayam, sapi? Bukan berasal dari babi, kah? Bangkai kecuali ikan, kah?


Seperti yang dijelaskan oleh kitab suci yang tak pernah butuh revisi dari 14 abad lalu, al quran menyebutkan kriteri halal dalam surat al ma'idah ayat 3:


"Diharamkan bagimu memakan bangkai, darah, daging babi, dan daging hewan yang disembelih bukan atas nama Alloh, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih. Dan diharamkan pula yang disembelih untuk berhala.."


Subhanalloh, betapa gamblang penjelasanNya melalui al quran, surat cinta Alloh untuk hambaNya yang beriman.
Sekarang, tinggal bagaimana implementasinya saja di hidup kita sehari-hari, Bundaa.


Di zaman modern yang serba teknologi ini, halal-haram jadi hal yang riskan jika diacuhkan begitu saja. Karena apa Bun? Yaap, karena halal haram itu urusan pribadi kita dengan Sang Pencipta. Alloh sengaja membuat batasan dari segitu banyaknya limpahan rahmatNya di alam ini dengan tujuan memilah mana hambaNya yang 'nurut' dan mana yang 'ndableg'
Bunda pasti tahu kaan, salah satu syarat dikabulnya doa adalah menjauhi makanan haram?
That's why, sebagai manager sekaligus chef di rumah tangga, kita wajib memasukkan syarat halal dalam makanan apapun yang kita konsumsi :)


Yap, mari kita mulai dengan makanan riskan haram: daging yang disembelih selain dengan nama Alloh. pernah perhatikan daging-daging sapi yang dijual di pasar-pasar itu Bun? saya sendiri kuatir tentang daging-daging tersebut, bukan bermaksud su'udzon dengan penjualnya, cumaaa saya rada gimanaa gitu. kan kita ga tau bagaimana cara penyembelihan si sapi serta pengolahannya hingga dijajakan di pasar seperti itu. apakah disembelih dengan nama Alloh atau tidak, atau seperti apa penyembelihannya, yang kita tahu cuma daging yaa daging sapi, itu artinya halal. padahal jika ditelusur, adakah jaminannya daging sapi itu bener-bener halal, Bun?
hal kocak yang saya dengar dari obrolan ibu-ibu mengenai hal ini, mereka hanya menjawab: "yaa mau bagaimana lagi, yasudah kalau saya lebih baik beli ke penjual yang sudah haji saja" gubbraagg


kan haji ga menjamin halal tidaknya suatu makanan -___- 




Terkadang suka lucu dengan negara kita yang katanya mayoritas muslim ini, kenapa yaa label halal itu tidak diwajibkan untuk para produsen pangan? Apakah proses auditnya yang terlalu bertele-tele atau....


Proses sertifikasi halal atau pelabelan halal merupakan suatu proses panjang sebelum disahkan bahwa suatu produk itu halal atau tidak. Saya mengalami sendiri betapa ribetnya proses itu. Yaa, karena itu bukan hanya tanggungjawab si auditor terhadap konsumennya tetapi jg terhadap Alloh subhanahuwata'ala. Betapa tidak, jika si auditor lalai sedikit saja dalam memastikan produk yang non halal menjadi halal, waah jadi gawat urusannya..


Label/sertifikat halal diurus oleh BPOM dan MUI, keduanya akan mengaudit proses produksi suatu produk dari hulu ke hilir.misalnya pada kornet, akan diteliti sungguh2 dari mana asal daging yang digunakan, pengawet, bahan campuran lainnya, semuanya ditelusur secara terperinci hingga dipastikan bahwa produk tersebut dibuat dari bahan halal yang kemudian dihasilkan menjadi produk halal juga.
Kalau misalnya, bahan baku tersebut halal kemudian diproses menjadi produk nonhalal, jelas produk tersebut adalah nonhalal.


Saya sendiri terkadang riskan dalam memilah makanan yang akan dikonsumsi. Misalnya ketika membeli cake coklat yang super enak, terbesit dalam hati, apakah cake ini pure dibuat dari bahan halal? Atau kah ditambahkan rhum di dalamnya? Astaghfirulloh, sepertinya memang yang lebih aman kita buat sendiri ya Bun? :)


Cerita lain seperti cemilan enak yang entah halal apa engga: breadtalk dan j.co.
Jujur, dulunya saya adalah salah satu penggemar cemilan ini. Kenapa saya bilang cemilan? Karena saya tidak pernah kenyang kalo makan makanan ini hehe.
Alih-alih saya pindah haluan untuk tak lagi mengkonsumsi breadtalk or j.co.


Penyebabnyaa: seperti dikutip dari dosen saya, dulu ketika awal-awal launchingnya, dua brand makanan olahan tepung ini mencantumkan label halal di produknya. Artinya, memang kedua produk tersebut telah dipastikan halal dan aman. Setelah waktunya label tersebut diperpanjang, mereka tidak mau untuk memperpanjang label halal tersebut, padahal sudah dipanggil oleh MUI loh untuk segera mengurusnya. Tetapi tetap saja tidak pernah ada label halal lagi untuk kedua produk tersebut.


Yaa, kalau saya sendiri lebih baik menghindari. Kuatir ada yang ga beres dari produk tersebut. Kalau memang tidak ada tambahan bahan nonhalal didalamnya, mengapa mereka tidak mau melanjutkan kontrak halal nya? Atau karena merasa sudah menjadi bran raksasa, mereka tidak mempedulikan lagi masalah tersebut?
Sekarang sih kembali ke diri kita saja,Bunda. Toh masih banyak makanan lain dan masih banyak jenis makanan yang bisa kita buat sendiri untuk keluarga. Iya gaa? :D

masih banyak buangeed Bun, makanan-makanan yang ga jelas juntrungannya yang menghampiri kehidupan keluarga kita tercinta. contoh yang paling dekat: misalnya mi tek-tek atau mi goreng yang dijual di gerobak-gerobak gitu. saya pernah memperhatikan bahwa katanya biar enak ditambahkan semacam arak cina atau semacam campuran yang mengandung alkohol gitu. yaa, walau alkohol cepat menguap, apalagi dipanaskan, tetep wae jadinya non halal :(


bukan bermaksud merendahkan dan mengatakan bahwa makanan yang dijual saudara-saudara kita itu haram, cumaa mudah-mudahan ada pelajaran yang bisa kita ambil bahwa kehati-hatian kita dalam menyuapkan makanan ke mulut ini akan berpengaruh sekali untuk diri dan keluarga kita. kalau asal masuk, apa aja boleeh deh, yaa begitu deh hasilnya, ga berkah banged masukin makanan haram ke dalam mulut kita Bun. bukan hanya dari mana bahan makanan itu berasal, tetapi bagaimana cara mendapatkan makanan itu, boleh nipu kah? boleh ngerampok kah? atau hasil mendzolimi orang lain? riba'? na'udzubillaahimindzalik


kalau takut riba', yuk sama-sama pindah dari bank konvensional ke bank syariah insyaAlloh lebih adil dan menentramkan (moto BSM bangeeedd hhehe)
selain menghindari riba' yang katanya bunga hasil investasi itu (yang ga tau didapat dari mana, dari sektor nonriil yang ga jelas), kita juga turut membantu perekonomian islam Bunda. serius deh,  uang yang kita setorkan ke bank syariah itu akan diputar melalui sektor riil yang semacam sirkah gitu. jadii, keuntungan yang kita dapat itu berupa bagi hasil, bukan bungaa. mari bangun islam dari segala sektor Bun, sektor halal, syariah, dll
:)


yukk, bismillaah..
kita kurangi, buang jauh-jauh kartu kredit, hindari sehindar-hindarnya apapun yang berkaitan denga riba', sungguh riba' itu membuat uang kita jadi ga lebih berkah. astaghfirulloh...


semoga bermanfaat ya Bun :)

Minggu, 12 Desember 2010

good lifestyle: sayuraaaan :D

0 komentar
*ngetik-ngetik sambil nunggu suami pulang :)

kali ini saya ingin bercerita tentang makanan. yaa makanaaan!
semua orang pasti pernah makan, yaiyalah, baik yang mengaku diet atau dalam program penggendutan.

saya termasuk orang yang doyan dan sangat doyan makan, apalagi J-A-J-A-N hehe. entah kebiasan makan ini sudah terbentuk dari sananya atau memang bakat alamiah saya yang 'rakus'. rasanya kalap aja kalau liat makanan yang berlemak-lemak. yaa, walau sudah ikut kuliah pangan serta insyaAlloh mengetahui dengan baik makanan bergizi, lagi-lagi saya tidak berhasil melawan keinginan saya yang satu ini.

alhamdulillah, hobi saya yang satu ini (baca: MAKAN) belum berdampak pada obesitas atau yang lainnya. buktinya: saya masih segini gini aja tuh! hehe
sampai-sampai suami saya heran setelah tahu gaya makan saya pas awal-awal menikah. hahaha :D
sebetulnya saya sempat kuatir dengan gaya makan saya, apa jangan-jangan saya cacingan? ah, berlebihan. tidak lah.

berangsur-angsur, setelah tinggal bersama suami, saya pun memperhatikan gaya makan suami saya yang bergizi sekali. nasi, lauk (protein hewan/ikan), sayur, buah, dan susu (yang diminum kalau belum kenyang sekali).
aduuhh jadi maluu padahal saya yang ikut kuliah pangan, eh malah praktiknya jeblog. huhu

alhasil, saya mulai berteman dengan sayuran saat awal-awal pernikahan. entah kenapa ya sayur itu tidak ada rasa gurih2nya sehingga kalo dimakan itu rasanya dataaar. tapi dibalik rasa datarnya si sayur, Alloh memberikan keutaman lain yang sangat berguna yaitu sebagai sumber serat dan basecamp-nya vitamin-vitamin.

serat yang terdiri atas selulosa dkk, merupakan karbohidrat dengan penyusun glukosa ikatan betha 1,4 yang tidak dapat didegradasi dalam tubuh. makanya serat tidak pernah bisa tercerna oleh sistem metabolisme kita. 
si serat ini fungsinya dahsyat banged, walau tidak dicerna sehingga tidak menghasilkan energi, serat berperan sebagai pendorong ampas-ampas makanan kita yang kemudian dibuang lewat sekresi.

naah.. kebayangkaan kalo kita kekurangan serat? siapa yang akan mendorong 'sampah perut' kita ke luar tubuh, teman? :)

selain serat, di dalam sayur (dan buah) juga terdapat beragam vitamin. makanya disebut basecamp nya vitamin. tau kaan fungsinya vitamin?
yang paling hapening tentang gunanya vitamin yaitu sebagai antioksidan.
yap, bener banged..
kalau dijelaskan secara kimia nya, vitamin itu (baik vitamin A,B, C, D dll) merupakan senyawa yang memiliki struktur rantai heterosiklik, yang gunanya menyetabilkan radikal bebas. berguna sekali kan vitamin dalam sayuran itu?

banyak vitamin-vitamin yang dijual bebas di pasaran, sebagai contoh vitamin E yaitu natur-E, stay young naturally.. hehe dagang!
kalau saya siih, prefer ke sayuran aja, toh di dalam sayuran buanyak banged vitamin yang ga cuma vitamin E. selain itu karena sumbernya yang alami langsung dari sayur, insyaAlloh persentase terserapnya vitamin lebih baik ketimbang yang berasal dari kapsul suplemen.

untuk teman2 yang memang merasa cukup asupan sayur nya, saya rasa juga sudah oke, ga perlu lagi suplemen seperti itu, tapi kalau yang merasa kurang makan sayur dan rada anti sayur, sok atuh minum suplemen seperti itu dan paksain diri untuk makan sayur. serius, ini penting banged. seperti kata suami saya, sayur memang ga enak, tapi kita butuh sayuran. maka dari itu, lahap lah sayuran, hidup sayuuraann :D

ini warning banged untuk saya atau teman-teman yang antisayuran. kenapa segitu hebohnya?
karena bisa dibayangkan kalau 'sampah' yang berhari-hari menumpuk dalam perut kita tidak dibuang, bakalan menimpulkan masalah parah pastinya. yang paling sepele: sembelit, yang paling parahnya: kanker colon. naudzubillaah, semoga kita dan keluarga yang kita cintai terlindungi dari penyakit seperti ini yang disebabkan kebiasan buruk kita yang ogah-ogahan hidup sehat.

ingat teman, apa pun yang kita 'masukkan' ke dalam perut ini akan berdampak di hari nanti. kalau yang dimasukkan yang bagus-bagus, insyaAlloh akan berdampak baik untuk diri kita. khusus untuk para calon ibu niih (ehm ehmm hehe), perhatikan asupan makananmu ya moms to be, karena yang kita makan berpengaruh buanggeed terhadap perkembangan janin kita.
periapkan kalsium yang banyak sejak dini, sejak jauh-jauh hari sebelum meniatkan memiliki si buah hati. jauhi betul-betul polusi asap kendaraan bermotor, asap rokok. pleasee orang-orang yang ngerokok, kasian kami yang anda jadikan korban perokok pasif -_-


jangan malu-malu untuk menggunakan masker saat berinteraksi dengan polusi udara di luar rumah. seriusaan, polusi udara itu jahat banged buat badan kita. apalagi untuk moms yang sedang hamil, kasian si baby takut ikut-ikutan nangkap polusi udara dari dalam rahim sana.


yuuk, kita sama-sama belajar untuk meminimkan kontaminan (racun) ke dalam tubuh kita.
hidup sehaattt!! jasad sehaatt, ruhiyah insyaAlloh sehat juga yaa :D


wallohu'alam

gorenganku sayang, gorenganku malang

0 komentar
Untuk para moms dan calon moms, semoga bermanfaat untuk keluarga yang kita cintai.

Hingar bingar para kondektur di terminal baranangsiang, serasa memecah konsentrasi saya yg sedang asik memperhatikan seorang wanita yg duduk bersebrangan dg saya di atas bus menuju Tj Priok.

Wanita ini terpelajar saya rasa.
Gaya nya yg mahasiswi sekali, mencuri perhatian saya.
Ah sebenarnya ga penting sih saya perhatikan dia.
Tapi ada yang menarik dg dia, moms.
Sambil asik baca handout kuliah, diambilnya sebuah bungkusan yang isinya GORENGAN.
Yap, siapa sih yang ga kenal gorengan macam tahu, bakwan, tempe goreng, cireng -favorit saya- dll?

Saya rasa semua orang doyan dg penganan yang satu ini. sangat dicari dan digandrungi oleh kita2, seperti para mahasiswa yang sibuk, ingin kenyang dalam waktu singkat dan harganya yang mwuuraah. Hehehe

Tapi sadarkah moms, akan bahaya dari penganan favorit kita tersebut?
Seperti yang saya ketahui (baca: bersumber dari seorang dosen pangan), banyak loh hal-hal yang berbahaya dari penganan tersebut.
Berikut telusuran saya *serasa reporter hehe :D

1. Minyak goreng (MG) kehitaman

Pernah kah moms temukan di penjual gorengan ataupun di dapur rumah, minyak goreng yang entah sudah brp kali digunakan hingga warnanya coklat kehitaman?
Jika jawabannya iya, cepat-cepat ganti minyak goreng moms dg minyak goreng yang baru. Karena apa?
Minyak goreng yg berwarna kehitaman itu mengindikasikan bahwa minyak goreng tersebut sudah teroksidasi. ketika memasak menggunakan MG,sebetulnya moms sedang mengoksidasi si MG, karena terlalu sering digunakan dan ga diganti2, c MG berubah warna krn oksidasi tersebut.

Terus kira2, apakah bahaya?
Jelas saja berbahaya,jangan ditanya.
MG yang sudah teroksidasi jelas telah berubah struktur dan fungsinya menjadi bahan yg berbahaya.
Bahkan berpotensi kanker jika ternyata terdapat radikal bebas di dalamnya.

Yang kita butuhkan adalah anti oksidan, bukan oksidannya. Btw, taukah moms kegunaan antioksidan?
Gembar gembor anti oksidan yang banyak di media sepertinya tidak mendidik kita akan apa kegunaan antioksidan dan radikal bebas tersebut.

Di mulai dari radikal bebas dulu ya moms. Radikal bebas itu senyawa yang kehilangan satu elektronnya sehingga bersifat reaktif. Jika senyawa tidak memiliki jumlah elektron yang genap, si senyawa ini akan berusaha mencari elektron dari luar dirinya, Maka dari itu radikal bebas bersifat, yaa radikal:)
Radikal bebas dapat dg sangat mudah kita temukan, contohnya: di udara yang polusi, paparan sinar uv, makanan yg telah teroksidasi dll.

Anti oksidan itu suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas dan menyumbangkan elektronnya sehingga si radikal bebas ini tidak reaktif lagi karena elektronnya telah genap.anti oksidan dapat ditemukan dalam sayur dan buah2an. So, biasakan keluarga kita makan sayur dan buah ya moms, ga perlu yang mahal dan banyak, asalkan teratur insyaAlloh sudah oke :)

2. Gorengan renyah-yang penuh tanda tanya-

Kalau disuruh memiliki, kira2 ketika membeli gorengan, moms pilih yang mlempem apa yang renyah?
Kalau jawabannya yg renyah, wah hati2 tuh moms.
secara, gorengan yg asli tanpa apa2 akan mlempem dalam waktu yg tidak lama. Sedangkan yg pake apa2, bisa awet renyahnya dari pagi sampe sore.
Serem juga. Kira2 apa yg nyebabkan gorengan tersebut bs renyah seperti itu? Menurut investigasi di salah satu tayangan tv, gorengan tersebut mengandung plastik.Yap, plastik. Atau perenyah makanan, atau bubuk putih.

Bisakah moms bayangkan benda bahaya seperti itu melapisi makanan qt dan tercerna di dalam perut kita, yang sifatnya sendiri tidak bs tercerna dg mudah?
Astaghfirulloh, jelas bahaya sekali moms, tp itulah yg terjadi. Bukan bermaksud su'udzon dg pebisnis gorengan atau yg lain, tetapi karena banyaknya pedagang nakal, secara pribadi saya ga lagi percaya dg gorengan di pinggir jalan seperti itu.
Kalaupun ingin, saya lebih baik buat sendiri di rumah, biarin mlempem, asal dijamin g pake plastik.hehe

Trus, bagaimana cara plastik dapat merenyahkan gorengan tersebut?
Caranya, dg memasukkan plastik transparan yg biasanya digunakan untuk mengemas minyak goreng curah, ke dalam minyak goreng panas. Karena plastik meleleh di titik didih yang tinggi, alhasil plastik tersebut melarut dengan minyak, padahal sebetulnya tidak demikian. Ketika gorengan tersebut digoreng2 dan disajikan, kita dapat melihat moms, saat suhu tidak lagi panas, biasanya terdapat lapisan bening di permukaan gorengan tersebut. Nah, itu lah plastik yang digoreng tadi. Seramnyaaa :(

Plastik yg tak sengaja terkonsumsi jelas saja sangat berbahaya. Karena apaa? Plastik yg kita ketahui adalah sesuatu yg sulit terurai di alam, baru sekarang2 kita heboh mendengar plastik biodegradable yg dapat dg mudah kita temui di indomaret, giant, alfa mart dll, demi mempercepat masa peruraian plastik tersebut hingga tidak merugikan lingkungan.

Moms bisa bayangkan sendiri, ketika tubuh kita tidak bs mendegradasi plastik dan plastik tersebut dianggap sebagai unknown factor oleh tubuh sehingga menjadi cikal bakal kanker. no wonder kl jaman sekarang banyak ditemukan penyakit2 seperti kanker.

3.Gorengan pinggir jalan

Bisa dibayangkan ketika kita memakan sesuatu yg bercampur debu, emisi kendaraan bermotor, serta polutan2 yang banyak berterbangan hilir mudik di jalan, kira2 apa yang terjadi moms?
Penyakit. Betul banged.
dari uraian di atas, saya rasa kita sudah cukup tahu seberapa bahaya 'gorengan' ini.

Kalau saya dan keluarga, lebih memilih makanan rumah, moms. Menghindari betul makanan yg ga jelas juntrungannya karena kami percaya bahwa apa yang kami makan akan kami tuai hasilnya nanti.
Mudah2an dengan pola makan dan gaya hidup yg sehat, back to nature, akan memberi efek sehat untuk tubuh kami. Toh, bukannya tubuh pun punya hak untuk dirawat dengan baik? Salah satu treatment nya adalah: gaya hidup sehat.

Semoga bermanfaat dan dipraktikan untuk keluarga tercinta :)

Note: tidak semua gorengan seperti yang saya paparkan di atas, saya percaya masih ada pedagang2 berhati baik dan tak ingin mencurangi pelanggannya.

tentang siapa saja yang merasa pahlawan


saya sering terhenyak menyakisakan betapa sulitnya saudara-saudara kita yang hidup di garis kemiskinan. jangan tanya masalah pangan, sandang, dan papan pada mereka, sungguh menyedihkan.


yaa Alloh, 

alhamdulillaah..
saya masih bisa merasakan makanan 4 sehat 5 sempurna, yang terkadang saya suka malas untuk hanya sekedar menyuap sayuran ke mulut saya, sedangkan mereka? jangankan 4 sehat 5 sempurna, bisa makan sehari sekalipun itu sudah syukur.

alhamdulillaah..
untuk pakaian yang baik, yang insyaAlloh dapat menutupi aurat saya.
sedangkan di luar sana, saudara kita berpakaian compang camping karena tak ada uang untuk pakaian baru. yang lebih menyedihkan lagi, mereka yang berduit, tak segan-segan bercompang-camping ria dengan alasan fashion yang lagi happening.

alhamdulillaah..
untuk suami dan keluarga yang utuh dan penuh cinta.
sungguh, mereka adalah semangat bagi saya. semangat ketika tubuh ingin sekali gemetar menghadapi dunia fana. semangat ketika yang lain mulai meredup pasrah. saya semangat demi kerja-kerja dunia yang insyaAlloh melahirkan pahala sebagai deposit akhirat. amiin

alhamdulillaah..
untuk rumah nyaman serta lingkungan kondusif untuk kita bermu'amalah, sedangkan mereka bergelut dengan kehidupan jalanan di bawah fly over megah buatan si kaya.


saya sadar bahwa betapapun yang mereka lakukan adalah mencari nafkah untuk keluarga yang mereka cintai. betapapun caranya, mereka hanya inginkan satu: membahagiakan keluarga.

kamu. suami. ayah. atau siapapun di sekeliling kita, mereka 'mati-matian' demi mencari sebarokah rizqi dari tanganNya. 
seperti cerita yang dikisahkan oleh suami saya. sepulang dari mesjid, suami saya bertemu dengan salah satu jama'ah solat maghrib di mesjid tersebut.
di tengah kesibukannya menjajakan dagangannya dengan sepeda motor, ia menyempatkan diri untuk menghadap Rabb nya. bapak ini adalah penjual roti keliling. tumpukan roti-roti tawar di atas sepeda motornya begitu rapih dan penuh, mengisyaratkan bahwa belum banyak pembeli yang membelinya.
kasian si bapak, lelah, pasti ia rasa. 
akhirnya ia bercerita dengan suami saya akan anaknya yang sekarang sedang bersekolah di pesantren di daerah Jawa. bisakah kalian bayangkan teman, bagaimana pengeluaran rumah tangga si ayah ketika anaknya bersekolah di pesantren, terlebih pekerjaannya hanya sebagai penjual roti keliling.
bukan bermaksud merendahkan profesi si ayah, tapi apalah untung yang didapat  dengan berjualan roti?
  
astaghfirulloh. sulitnya kah kita bersyukur hanya dengan mengucap 'alhamdulillah' yang terkadang lisan ini pun lupa untuk berucap kata tersebut?
bagaimanapun, posisi saya dan teman2 lebih baik dari mereka.

tapi rasanya, terkadang kita masih merasa kurang kurang dan kurang.
kita yang betul2 merasa kurang ataukah kita yang lupa bersyukur padaNya hingga rasanya lupa untuk 'menghargai' pemberian sang pencipta?

banyak kejadian yang sebetulnya dengan mudah saya dan teman2 dapat memetik hikmahnya, tapi sesulit itukah mata, telinga,  dan hati ini 'menyadari' akan kebaikan Sang Maha Pemurah?

astaghfirulloh, astaghfirulloh, ampuni kami yang kadang lupa mensyukuri nikmatMu, Rabb..

bisakah dibayangkan akan sulitnya mencari nafkah bagi para suami dan ayah kita? mereka pulang malam2 dari tempat kerja, dengan kemacetan luar biasa, dengan keletihan yang amat sangat, pun rasa lapar yang ditunda demi mengurangi makan di luar yang dapat memboroskan pengeluaran rumah, atau bahkan ditambah segala permasalahan di kantor, tuntutan keluarga..

semoga kita adalah istri soliha yang selalu menyemangati suami dalam mencari nafkah, bukan menuntut menuntut dan menuntut.
sebaik-baik sifat istri adalah yang qana'ah terhadap pemberian suami. mari berbangga teman, dengan semangat yang kita berikan pada suami, semangat penuh kasih yang kita tujukan teruntuk lelaki terkasih, semoga ia bersemangat selalu dalam mencari rizqi yang halal, yang barokah, yang diterima dari tangan-tangan ikhlas.

hanya yang halal, suamiku..
semoga Alloh berikan umur yang bermanfaat, jasad dan ruhiyah yang sehat, perlindungan dunia akhirat untukmu. habibi dzikrulloh, i do love you much coz Alloh ta'ala.  

ini tentang siapa saja yang merasa pahlawan.
bagiku, ayah dan suamiku adalah pahlawan sepanjang zaman :D

 

Kamis, 02 Desember 2010

tentang sesuatu yang ku sebut: sahabat

1 komentar
Saat memposting artikel ini, saya teringat akan seorang teman saya, dia bilang "waah, harus dinikmatin nih menjelajahi bara bareng diska si single"

Aah, tak terasa 1,5 bulan telah berlalu..
Dan saya merasa rindu jalan-jalan di bara
(Nama suatu tempat di dekat kampus Darmaga yg apapun yang kamu butuh ada semua disana) dengan wanita yang 6 bulan lalu masih duduk di jok motor saya ketika kami berangkat ngampus.

teman, ah kau lebih cocok ku sebut sahabat.
2 tahun sudah aku bersamamu dalam satu atap yg kusebut rumah kedua, Pondok Harmoni.
Melewati masa-masa sulit, bahagia. Aku rasa, qt alami bersama dalam canda tawa kita yg terkadang nyleneh.
masa sulit yg dulu ku alami, kau bantu aku melewatinya, pergi jauh, menghilang dari masa itu.

Hingga kini..
Ku sebut diriku bahagia.
Ya, bahagia.
Ku temukan bahagia lewat lab mu #yang organik banged itu.
CaraNya memang indah, sungguh indah :)

Satu doaku untukmu,
Agar Yang Maha Pengasih berimu bahagia, sesuatu yg lbh bahagia dariku saat ini.
Semoga Ia tuntun engkau dalam dekapan cintaNya.

***Sungguh ya Rabbi,sayangi sahabatku ini.

Hei, ingatkah ketika hujan besar, kita malah asik hujan2an berdua, kegirangan layaknya bocah?

Ingatkah akan Tobbleron mu yang sekilo itu, kita nikmati bersama, pun bersama Indra?

Dalam kamarku, kita pernah bernyanyi bersama melepas kepenatan kita. Lagu Rocket Rockers? Secondhand serenade?


Cireng Cifor kesukaanku, balon biru mu dari indra, brownies coklat, lari pagi ke Cifor. Ingatkah?


Dan kini, aku telah menikah dan bersuami.
Sungguh kenanganku bersamamu tak kan pernah ku lupa.
Suatu hari nanti, ketika Alloh menitipkan amanah padaku dan suamiku, kan ku kisahkan ini pada anakku, tentang sesuatu yang ku sebut: sahabat.


#teruntuk Astari Wendarningtyas, I heart u coz Alloh my girl :D

Senin, 04 Juli 2011

morningsickness

Menjadi ibu adalah hal yang paling saya idam-idamkan dari sejak menikah Oktober 2010 lalu. Saya rasa setiap perempuan pun memiliki cita-cita yang sama: bersuami dan ber-anak. Yap sekarang saya sedang menuju memiliki keduanya, Allohu akbar!


Siapa sangka sih, perempuan macam saya yang ga karuan gini kalau dideskripsiin akan segera memilki seorang bayi Desember nanti? jangankan anda, saya sendiri pun ga nyangka akan segera jadi ibu. Rasanya baru kemarin deh menikah, sibuk urusin kuliah, sibuk penelitian dan tugas akhir -dan masih hingga saat ini-, eeehh tiba-tiba di April lalu dikagetkan dengan morningsickness yang segitu dahsyat. who knows guys? Alloh knows and Alloh decides everything :)


Dulu, saya penasaran banged sama yang namanya morningsickness dan ngidam!
katanya kebanyakan bumil mengalami hal seperti itu. Yaa, agak-agak gamang sih.. tapi setelah merasakan sendiri dan menurut saya itu adalah hal yang dahsyat -karena tiap makan-muntah-makan-muntah- jelas saya jadi ingin cepat-cepat melewati massa morningsickness yang biasanya di alami di trimester pertama. 


Jujur, saya kepayahan ketika melewati masa trimester awal, terlebih saya pindah rumah ke daerah Pulomas yang notabene jauh dari orangtua (yaaa u know lah gw memang agak 'manja' dengan ortu terlebih Mama). Tiap saya angkat kepala untuk siapin kebutuhan suami kerja, pergulatan dengan sakit kepala, badan nyeri, dan rasa eneg luar biasa, betul-betul buat saya ngos-ngosan. Yap, setelah cium tangan dan ucap salam saat suami berangkat kerja, ga ada tempat lain yang saya tuju kecuali.... kamar mandi! Apapun makanan or minuman yang saya telan di pagi itu keluarlah semua even itu hanya air putih -___-


Dari pengalaman trimester saja saya bisa membayangkan secara real bagaimana perjuangan seorang ibu menjaga kehidupan dalam kandungannya hingga persalinan yang bagi saya pantas disebut perjuangan berdarah-darah. Saya jadi makin sayang dengan Mama dan Mamah (nama panggilan mertua saya yang hanya beda huruf -h dibelakang). 


Serius deh karena sangking mellow nya dan agak2 frustasi takut anak saya ga dapat asupan gizi karena apapun yang saya makan keluar terus, saya jadi curhat di group chemist 44 tentang pengalaman saya ini dan Alhamdulillaah, saya dapat banyak dukungan dari teman-teman sekelas dan mereka bilang mereka semakin sayang ibu, kangen sama ibu, ga sabar jadi ibu hihihi


Sekarang kandungan saya memasuki usia 3,5 bulan. Dan perut saya makin buncit hari ke hari. Amazing.. ada kehidupan di dalam kehidupan :)


psstt.. ada yang lucu dengan tingkah anak saya dalam kandungan. Saya serta suami harus datang ke Bandung untuk menghadiri pernikahan adik dimana saat-saat tersebut adalah getol-getolnya saya muntah. Bisa dibayangkanlah apa jadinya saya jika tiba-tiba muntah di dalam bus tersebut yg notabene berisi puluhan penumpang lain. Dag-dig-dug deh rasanya. But alhamdulillah, selama di perjalanan saya asik-asik aja tuh dan si dede bayi terlihat happy diajak ummi abi nya jalan-jalan. yeeaaahh you're rock on kid! :D




Thanks to Alloh for this love and blessing..


love u my Kid, my Hubby :*







Senin, 20 Juni 2011

Say Alhamdulillaah..

Rasanya ga ada yg lebih pantas diucap seorang makhluk akan pemberian Rabb nya selain: alhamdulillah.

Alhamdulillaah..
untuk ruh yang masih betah tinggal dalam jasad sehingga masih ada waktu dalam memperbaiki diri mendekat pada ilahi.

Alhamdulillaah..
untuk suami yang begitu sayang, yang begitu pengertian sehingga bisa memaklumi tiap-tiap kekurangan saya, yang tiada hari yang terlewat tanpa segelintir salah dan lupa yang terkadang saya sendiri malu, padahal hanya hal-hal sepele dan entah kenapa gw begitu pelupa luar biasa hiks


Alhamdulillaah..
untuk dede-bayi-nya-ummi-sayang yang sekarang bahagia tinggal di rahim ummi. ah sayang, memiliki mu -desember nanti- adalah hadiah terbaik dari Alloh, kado dari Sang Maha Raja, ciptaan langsung dari maha pencipta. Allohu akbar! rasanya ingin segera ummi melihat wajahmu sayang


Alhamdulillaah..
untuk kecukupan rizqi yang halal -hanya yang halal-  yang diberikan Alloh untuk keluarga ini.

Alhamdulillaah..
untuk bisnis saya yang sekarang menembus omzet tak terduga bahkan saya sendiri tak pernah menyangka akan kemudahan menjadi seorang pebisnis, padahal selama ini saya tidak pernah tertarik ketika teman2 kampus saya mengajak buat proposal wirausaha, ikut ajang ini itu supaya dapat dana untuk bermodal.


Alhamdulillaah..
untuk rumah tinggal dan pakaian yang layak *maksudnya yg bisa menutup aurat, penanda rasa malu pada sang maha kuasa*


Alhamdulillaah..
untuk kampus yang masih dengan senang hati menyambut saya berpagi-pagi ke Bogor untuk menyelesaikan penelitian dan skripsi yang alhamdulillaah belum selesai hingga saat ini.


Dan jika dihitung, sepertinya posisi saya sekarang adalah posisi dimana semua kebahagiaan bisa saya rasakan dalam satu waktu. Punya suami, punya keluarga yang sayang, sebentar lagi punya anak, hidup alhamdulillah cukup. Saya ga perlu kebahagiaan dalam bentuk lain, saya hanya butuh keluarga dan saya memiliki-nya! :)

Alloh, terima kasih untuk cinta-Mu.. aku tak pernah tau akankah ini ni'mat atau inikah cobaan, namun aku selalu berbaik sangka padaMu. Bukan kah kau sesuai perasangka seorang hamba?

now updated!

assalamu'alaykum wr wb


alhamdulillaah akhirnya bisa juga saya ngeblog setelah sekian lama berbulan-bulan lamanya ga ngeblog :D
fuiihh buanyak banged cerita yang ga sabar deh pengen saya buru-buru tulis di blog ini, oh my second home.. i really miss you 


kalau diingat rasanya udah hampir 5bulan deh ga pernah ngeblog lagi setelah sibuk ini itu dan ini lebay. kegiatan saya masih bervariasi, jelaaaasss apalagi setelah dikasih surprise dari Alloh: dua garis di test pack :D


now, cerita saya sekarang dan nanti insyaAlloh kebanyakan tentang si dede bayi nih. Alasannya sayang banged kalau fase-fase kembang-tumbuhnya hanya dilewatkan begitu saja dalam memori, biar next time ketika si dede besar bisa liat deh tuh tulisan tentang dirinya di blog ummi *yeaah, gw mupeng banged dipanggil ummi, entah kenapa, yg jelas bikin gw tenang aja kl anak gw manggil gitu*


now, it's blogging time! :D
*ngelirik Abi yang lagi asik ngobrol dengan adik2nya, coz we'r in Bandung*











Minggu, 23 Januari 2011

amanahi kami, sungguh

Jadi istri sekaligus mahasiswi betul-betul memberikan pelajaran hidup yang mahal buat saya.
Betapa tidak, sejak menikah hidup saya berubah. Menjadi lebih indah, tentunya. Ga cuma indah, tapi penuh tantangan. Yap, kunci keberhasilan 'menjawab' tantangan tersebut ya ga lain: manajemen waktu yang baik.

Saya baru menyadari betapa amburadulnya saya dalam memanaj waktu ketika sebelum menikah. Hal ini saya sadari ketika sekarang2 sudah menikah. Ah Diska..
Sekarangpun setelah menikah, saya pun masih dalam tahap belajar, belajar menjadi super wife dan insyaAlloh super momma amiin :)


Makin ke sini, makin menikmati JOBDESK saya sebagai seorang mahasiswi sekaligus istri. Biasanya rutinitas kampus yang itu-ituuuu aja, eehh ketika pulang ke Jakarta ada suami sebagai penghibur duka, penat, teman sepi, teman bahagia, teman dunia akhirat :)
what a marvelous life it is..

Maklum, selama saya masih kuliah dan belum wisuda, saya mesti bolak-balik Bogor-Jakarta menyelesaikan segala kewajiban-kewajiban yang ada. Suami dan Skripsi. Lucu, sama-sama S,  kalau nanti wisuda gelar saya bukan hanya S1 yaa, tapi udah S2 loohhh hheehe



Semuanya ga bakalan terjadi kalau bukan ridho Alloh. Mulai dari rancangan kuliah saya untuk semester 7 yang sengaja saya padatkan di awal weekday saja (karena saya sudah ancang2 mau nikah hehe), cari-cari kost-an yang boleh bawa suami (yang ini paling saya ingat karena saya harus ngubek2 Darmaga dan sekitar demi dapetin kosan yang cocok -___-),
dilanjut dengan tantangan untuk berbicara pada orangtua perihal lamaran yang akan segera disampaikan oleh seseorang kepada saya *sekarang suami saya :D

Kalau bukan karena Alloh, KALAU BUKAN KARENA IZIN ALLOH, rasanya ga mungkin saya bisa seperti sekarang ini (baca: bersuami). Alloh.. sungguh perjuangan luar biasa menyampaikan 'perihal nikah' tadi kepada orang tua saya. Betapa tidak, anak mereka yang mereka kenal bertingkah layaknya bocah dihadapan mereka, ternyata punya pikiran jauh melewati batas usianya yang saat itu masih 19 tahun. Tercengang bukan main, Ayah Ibuku. Speachless. Pasti.

Saya jadi flashback sendirian, mengingat perjuangan waktu itu untuk meyakini orangtua saya akan niat saya dan suami yang insyaAlloh baik. Diskusi-diskusi panjang, air mata, tawa-tawa, ah sungguh saya ingat semuanya. Seingat saya akan suami saya, yang terhebat sepanjang masa Tesar Dzikrulloh :D

Seiring berlalu, saya makin merasakan kemudahan yang Alloh beri pada keluarga kecil ini. Betul-betul saya merasakan rizqi dari arah yang tak disangka-sangka. Rizqi dalam berbagai bentuk. Yang sulit diungkapkan kata. Hanya Alloh, sungguh tak ada yang lain sebaikNya, tak ada yang lain sesempurna Ia menjamin hidup hambaNya.




kali ini, izinkan kami mengharap dan mengiba kasihMu, Rabb..
sempurnakan keluarga ini, keluarga dzikrulloh yang mencintaiMu
jadikan kehadirannya sebagai penyempurna cinta kami padaMu
penyempurna kesyukuran di tiap hela napas kami.






Ba'da Ashar,
*dalam kerinduan kehadirannya*

Sabtu, 22 Januari 2011

unforgettable chemistry 44

huaaaaaaa.. udah ga kuliah lagi, ga bisa bareng-bareng kaya dulu -____-
*ekspresi lebay sekangen-kangennya saya dengan teman-teman kimia 44 

bener-bener ga kerasa deh, ternyata sudah dipenghujung semester 7 dan sudah uas pula.
Padahal baruuu kemarin ikut MPD (Masa Perkenalan Departemen) Kimia, baru kemarin ikut fieldtrip ke Jogja, dan baru kemarin rasanya kita melewati masa perkuliahan yang luar biasa menguras emosi, tenaga, waktu, serta u-a-n-g! (hehehe). Serta tak lupa, baru kemarin yaaa gw married :D

alhamdulillah, kita bisa sama-sama 'selamat' melalui 7 semester lalu. Sekarang dan nanti, masing-masing dari kita akan sibuk mengurusi 'kelulusan' sendiri-sendiri. Mulai dari kolokium, penelitian sendirian, seminar, dan ujian komprehensif yang semuanyaaa dipersiapkan lahir batin sendiri. ya, sendiri.

Senin nanti, insyaAlloh kimia 44 akan mengadakan makrab. Sayangnya, saya ga bisa ikut. Maklum yaa, sekarang 'pangkat' saya naik satu tingkat: Jadi Istri. Mudah-mudahan di bulan-bulan berikutnya, 'pangkat' itu akan segera naik satu tingkat: Jadi Seorang Bunda. 
Allohumma amiin

Sebelumnya, punten saya ga bisa ikut ya kawan-kawan. Kalau boleh, ingin sekali ikut serta membawa suami saya hehe, tapi ga mungkin laah, kan acara terakhir kita gitu :)
have fun yaa, titip salam untuk siapapun saudara-saudari saya yang saya sayangi karena Alloh: keluarga Kimia 44.

Berikut kenangan2 yang terekam kamera. *Jujur, gw lagi kangen :( 







Gambar 1 Piagam Penghargaan
Im really touchy with this picture, guys. I just cant believe, how great you are. Thanks to Ujhe who made it.



Gambar 2 Foto nikah Diska-Tesar
Cuma bisa berdoa, semoga yang terbaik untuk kalian-kalian. Sungguh, lelaki sejati itu tidak mengobral janji, hanya bukti bukti dan bukti, semangaat :D





Gambar 3 Me and My Beloved Husband Ever!!!
Agak lebay caption-nya, karena memang seperti itulah memiliki suami (baca: keluarga), undescribable




Gambar 4 Bersama cecewe
I was so jealous, really..  *kembali lebaay haaha



Gambar 5 Keroyokan
Yeaah, foto keroyokan, ngeri roboh deh pelaminannya hehe




Gambar 6 Diska-Tesar, Raja-Ratu seharian full :D
Begini nih kalau jadi Raja Ratu seharian, dikelilingi para dayang-dayung :D
*gw bingung si Indra lagi ngapain si Fijar, ckckck




Gambar 7 Di gymnasium
Kalau ga salah ini abis iftor yah?
*Bang Roy masih gondrong
Jadi inget si Fijar pernah bilang: "Kalau lo ke stasiun, pake baju aja yang tulisannya TEMEN ROY"
wkwkwk :D




Gambar 8 Fieldrip to Jogja
Im gonna miss this moment *aku yang pake jilbab abu-abu di samping Eno (baju tosca) hehe




Gambar 9 Fieldtrip part 2 to Diska-Tesar's Wedding
Kalau kemarin fieldtrip ke Jogja, sekarang fieldtrip ke Jakarta Utara yaa, tepatnya di Rorotan. 
ENJOY



Gambar 10 Foto bersama Korlap
Big Big Thanks to Astari Wendarningtyas and Ratna 'Bire' Wulandari as Korlap. Semuanya terjadi berkat bantuan kalian. Many many thanks. Ujhe dkk, love you
Thanks for sweet October 30th



Gambar 11 Resmi Suami-Istri, alhamdulillaah :D
Dan inilah, penghujung dari segala harap, cemas, bahagia, deg-degan, sujud-sujud panjang, deras air mata, pengorbanan, cinta.... 





"Dan ingatlah karunia Alloh kepada kalian dan perjanjianNya yang telah diikatNya dengan kalian ketika kalian berkata 'Kami dengar dan kami taat'. Bertaqwa-lah kepada Alloh, sesungguhnya Alloh mengetahui segala isi hati."
(Al Maidah 7)


Kita belajar, bekerja, berumahtangga, semuanya sebagai wujud cinta kita kepada Alloh yang akan dimintai pertanggungjawaban atasnya. Ketika hari hisab itu tiba, dan ditanya untuk apa segala waktu hidupmu kau habiskan, semoga kita menjawab: menuntut ilmu dunia-akhirat, mentaati Alloh dan RasulNya, Menjauh dari dosa dan mendekat pada pahala, serta menyambung silaturahim sesama saudara. amin ya Rabb..


who ever you are, i heart you, guys. really.

Jumat, 24 Desember 2010

love syndrome :P

her eyes, her eyes
Make the stars look like they’re not shining
Her hair, her hair
Falls perfectly without her trying

She’s so beautiful
And I tell her every day

Yeah I know, I know
When I compliment her
She wont believe me
And its so, its so
Sad to think she don’t see what I see

But every time she asks me do I look okay
I say
When I see your face
There’s not a thing that I would change
Cause you’re amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you’re amazing
Just the way you are

Her nails, her nails
I could kiss them all day if she’d let me
Her laugh, her laugh
She hates but I think its so sexy

She’s so beautiful

And I tell her every day

Oh you know, you know, you know
Id never ask you to change
If perfect is what you’re searching for
Then just stay the same

So don’t even bother asking
If you look okay
You know I say

When I see your face
There’s not a thing that I would change
Cause you’re amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you’re amazing
Just the way you are

The way you are
The way you are
Girl you’re amazing
Just the way you are

When I see your face
There’s not a thing that I would change
Cause you’re amazing
Just the way you are
And when you smile,
The whole world stops and stares for awhile
Cause girl you’re amazing
Just the way you are

(Bruno Mars- just the way you are)

Seperti yang dinyanyikan oleh suami saya tercinta.
Thank you baby, I'm soo in loooveee with you, I do love you :D

Kamis, 23 Desember 2010

good lifestyle: halal, unsur penting dalam makanan kita

Ini untuk para bunda dan calon bunda, semoga bermanfaat demi keluarga dunia akhirat yang kita cintai.




Kira2 apa yang bunda ketahui tentang makanan halal?
daging ayam, sapi? Bukan berasal dari babi, kah? Bangkai kecuali ikan, kah?


Seperti yang dijelaskan oleh kitab suci yang tak pernah butuh revisi dari 14 abad lalu, al quran menyebutkan kriteri halal dalam surat al ma'idah ayat 3:


"Diharamkan bagimu memakan bangkai, darah, daging babi, dan daging hewan yang disembelih bukan atas nama Alloh, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu sembelih. Dan diharamkan pula yang disembelih untuk berhala.."


Subhanalloh, betapa gamblang penjelasanNya melalui al quran, surat cinta Alloh untuk hambaNya yang beriman.
Sekarang, tinggal bagaimana implementasinya saja di hidup kita sehari-hari, Bundaa.


Di zaman modern yang serba teknologi ini, halal-haram jadi hal yang riskan jika diacuhkan begitu saja. Karena apa Bun? Yaap, karena halal haram itu urusan pribadi kita dengan Sang Pencipta. Alloh sengaja membuat batasan dari segitu banyaknya limpahan rahmatNya di alam ini dengan tujuan memilah mana hambaNya yang 'nurut' dan mana yang 'ndableg'
Bunda pasti tahu kaan, salah satu syarat dikabulnya doa adalah menjauhi makanan haram?
That's why, sebagai manager sekaligus chef di rumah tangga, kita wajib memasukkan syarat halal dalam makanan apapun yang kita konsumsi :)


Yap, mari kita mulai dengan makanan riskan haram: daging yang disembelih selain dengan nama Alloh. pernah perhatikan daging-daging sapi yang dijual di pasar-pasar itu Bun? saya sendiri kuatir tentang daging-daging tersebut, bukan bermaksud su'udzon dengan penjualnya, cumaaa saya rada gimanaa gitu. kan kita ga tau bagaimana cara penyembelihan si sapi serta pengolahannya hingga dijajakan di pasar seperti itu. apakah disembelih dengan nama Alloh atau tidak, atau seperti apa penyembelihannya, yang kita tahu cuma daging yaa daging sapi, itu artinya halal. padahal jika ditelusur, adakah jaminannya daging sapi itu bener-bener halal, Bun?
hal kocak yang saya dengar dari obrolan ibu-ibu mengenai hal ini, mereka hanya menjawab: "yaa mau bagaimana lagi, yasudah kalau saya lebih baik beli ke penjual yang sudah haji saja" gubbraagg


kan haji ga menjamin halal tidaknya suatu makanan -___- 




Terkadang suka lucu dengan negara kita yang katanya mayoritas muslim ini, kenapa yaa label halal itu tidak diwajibkan untuk para produsen pangan? Apakah proses auditnya yang terlalu bertele-tele atau....


Proses sertifikasi halal atau pelabelan halal merupakan suatu proses panjang sebelum disahkan bahwa suatu produk itu halal atau tidak. Saya mengalami sendiri betapa ribetnya proses itu. Yaa, karena itu bukan hanya tanggungjawab si auditor terhadap konsumennya tetapi jg terhadap Alloh subhanahuwata'ala. Betapa tidak, jika si auditor lalai sedikit saja dalam memastikan produk yang non halal menjadi halal, waah jadi gawat urusannya..


Label/sertifikat halal diurus oleh BPOM dan MUI, keduanya akan mengaudit proses produksi suatu produk dari hulu ke hilir.misalnya pada kornet, akan diteliti sungguh2 dari mana asal daging yang digunakan, pengawet, bahan campuran lainnya, semuanya ditelusur secara terperinci hingga dipastikan bahwa produk tersebut dibuat dari bahan halal yang kemudian dihasilkan menjadi produk halal juga.
Kalau misalnya, bahan baku tersebut halal kemudian diproses menjadi produk nonhalal, jelas produk tersebut adalah nonhalal.


Saya sendiri terkadang riskan dalam memilah makanan yang akan dikonsumsi. Misalnya ketika membeli cake coklat yang super enak, terbesit dalam hati, apakah cake ini pure dibuat dari bahan halal? Atau kah ditambahkan rhum di dalamnya? Astaghfirulloh, sepertinya memang yang lebih aman kita buat sendiri ya Bun? :)


Cerita lain seperti cemilan enak yang entah halal apa engga: breadtalk dan j.co.
Jujur, dulunya saya adalah salah satu penggemar cemilan ini. Kenapa saya bilang cemilan? Karena saya tidak pernah kenyang kalo makan makanan ini hehe.
Alih-alih saya pindah haluan untuk tak lagi mengkonsumsi breadtalk or j.co.


Penyebabnyaa: seperti dikutip dari dosen saya, dulu ketika awal-awal launchingnya, dua brand makanan olahan tepung ini mencantumkan label halal di produknya. Artinya, memang kedua produk tersebut telah dipastikan halal dan aman. Setelah waktunya label tersebut diperpanjang, mereka tidak mau untuk memperpanjang label halal tersebut, padahal sudah dipanggil oleh MUI loh untuk segera mengurusnya. Tetapi tetap saja tidak pernah ada label halal lagi untuk kedua produk tersebut.


Yaa, kalau saya sendiri lebih baik menghindari. Kuatir ada yang ga beres dari produk tersebut. Kalau memang tidak ada tambahan bahan nonhalal didalamnya, mengapa mereka tidak mau melanjutkan kontrak halal nya? Atau karena merasa sudah menjadi bran raksasa, mereka tidak mempedulikan lagi masalah tersebut?
Sekarang sih kembali ke diri kita saja,Bunda. Toh masih banyak makanan lain dan masih banyak jenis makanan yang bisa kita buat sendiri untuk keluarga. Iya gaa? :D

masih banyak buangeed Bun, makanan-makanan yang ga jelas juntrungannya yang menghampiri kehidupan keluarga kita tercinta. contoh yang paling dekat: misalnya mi tek-tek atau mi goreng yang dijual di gerobak-gerobak gitu. saya pernah memperhatikan bahwa katanya biar enak ditambahkan semacam arak cina atau semacam campuran yang mengandung alkohol gitu. yaa, walau alkohol cepat menguap, apalagi dipanaskan, tetep wae jadinya non halal :(


bukan bermaksud merendahkan dan mengatakan bahwa makanan yang dijual saudara-saudara kita itu haram, cumaa mudah-mudahan ada pelajaran yang bisa kita ambil bahwa kehati-hatian kita dalam menyuapkan makanan ke mulut ini akan berpengaruh sekali untuk diri dan keluarga kita. kalau asal masuk, apa aja boleeh deh, yaa begitu deh hasilnya, ga berkah banged masukin makanan haram ke dalam mulut kita Bun. bukan hanya dari mana bahan makanan itu berasal, tetapi bagaimana cara mendapatkan makanan itu, boleh nipu kah? boleh ngerampok kah? atau hasil mendzolimi orang lain? riba'? na'udzubillaahimindzalik


kalau takut riba', yuk sama-sama pindah dari bank konvensional ke bank syariah insyaAlloh lebih adil dan menentramkan (moto BSM bangeeedd hhehe)
selain menghindari riba' yang katanya bunga hasil investasi itu (yang ga tau didapat dari mana, dari sektor nonriil yang ga jelas), kita juga turut membantu perekonomian islam Bunda. serius deh,  uang yang kita setorkan ke bank syariah itu akan diputar melalui sektor riil yang semacam sirkah gitu. jadii, keuntungan yang kita dapat itu berupa bagi hasil, bukan bungaa. mari bangun islam dari segala sektor Bun, sektor halal, syariah, dll
:)


yukk, bismillaah..
kita kurangi, buang jauh-jauh kartu kredit, hindari sehindar-hindarnya apapun yang berkaitan denga riba', sungguh riba' itu membuat uang kita jadi ga lebih berkah. astaghfirulloh...


semoga bermanfaat ya Bun :)

Minggu, 12 Desember 2010

good lifestyle: sayuraaaan :D

*ngetik-ngetik sambil nunggu suami pulang :)

kali ini saya ingin bercerita tentang makanan. yaa makanaaan!
semua orang pasti pernah makan, yaiyalah, baik yang mengaku diet atau dalam program penggendutan.

saya termasuk orang yang doyan dan sangat doyan makan, apalagi J-A-J-A-N hehe. entah kebiasan makan ini sudah terbentuk dari sananya atau memang bakat alamiah saya yang 'rakus'. rasanya kalap aja kalau liat makanan yang berlemak-lemak. yaa, walau sudah ikut kuliah pangan serta insyaAlloh mengetahui dengan baik makanan bergizi, lagi-lagi saya tidak berhasil melawan keinginan saya yang satu ini.

alhamdulillah, hobi saya yang satu ini (baca: MAKAN) belum berdampak pada obesitas atau yang lainnya. buktinya: saya masih segini gini aja tuh! hehe
sampai-sampai suami saya heran setelah tahu gaya makan saya pas awal-awal menikah. hahaha :D
sebetulnya saya sempat kuatir dengan gaya makan saya, apa jangan-jangan saya cacingan? ah, berlebihan. tidak lah.

berangsur-angsur, setelah tinggal bersama suami, saya pun memperhatikan gaya makan suami saya yang bergizi sekali. nasi, lauk (protein hewan/ikan), sayur, buah, dan susu (yang diminum kalau belum kenyang sekali).
aduuhh jadi maluu padahal saya yang ikut kuliah pangan, eh malah praktiknya jeblog. huhu

alhasil, saya mulai berteman dengan sayuran saat awal-awal pernikahan. entah kenapa ya sayur itu tidak ada rasa gurih2nya sehingga kalo dimakan itu rasanya dataaar. tapi dibalik rasa datarnya si sayur, Alloh memberikan keutaman lain yang sangat berguna yaitu sebagai sumber serat dan basecamp-nya vitamin-vitamin.

serat yang terdiri atas selulosa dkk, merupakan karbohidrat dengan penyusun glukosa ikatan betha 1,4 yang tidak dapat didegradasi dalam tubuh. makanya serat tidak pernah bisa tercerna oleh sistem metabolisme kita. 
si serat ini fungsinya dahsyat banged, walau tidak dicerna sehingga tidak menghasilkan energi, serat berperan sebagai pendorong ampas-ampas makanan kita yang kemudian dibuang lewat sekresi.

naah.. kebayangkaan kalo kita kekurangan serat? siapa yang akan mendorong 'sampah perut' kita ke luar tubuh, teman? :)

selain serat, di dalam sayur (dan buah) juga terdapat beragam vitamin. makanya disebut basecamp nya vitamin. tau kaan fungsinya vitamin?
yang paling hapening tentang gunanya vitamin yaitu sebagai antioksidan.
yap, bener banged..
kalau dijelaskan secara kimia nya, vitamin itu (baik vitamin A,B, C, D dll) merupakan senyawa yang memiliki struktur rantai heterosiklik, yang gunanya menyetabilkan radikal bebas. berguna sekali kan vitamin dalam sayuran itu?

banyak vitamin-vitamin yang dijual bebas di pasaran, sebagai contoh vitamin E yaitu natur-E, stay young naturally.. hehe dagang!
kalau saya siih, prefer ke sayuran aja, toh di dalam sayuran buanyak banged vitamin yang ga cuma vitamin E. selain itu karena sumbernya yang alami langsung dari sayur, insyaAlloh persentase terserapnya vitamin lebih baik ketimbang yang berasal dari kapsul suplemen.

untuk teman2 yang memang merasa cukup asupan sayur nya, saya rasa juga sudah oke, ga perlu lagi suplemen seperti itu, tapi kalau yang merasa kurang makan sayur dan rada anti sayur, sok atuh minum suplemen seperti itu dan paksain diri untuk makan sayur. serius, ini penting banged. seperti kata suami saya, sayur memang ga enak, tapi kita butuh sayuran. maka dari itu, lahap lah sayuran, hidup sayuuraann :D

ini warning banged untuk saya atau teman-teman yang antisayuran. kenapa segitu hebohnya?
karena bisa dibayangkan kalau 'sampah' yang berhari-hari menumpuk dalam perut kita tidak dibuang, bakalan menimpulkan masalah parah pastinya. yang paling sepele: sembelit, yang paling parahnya: kanker colon. naudzubillaah, semoga kita dan keluarga yang kita cintai terlindungi dari penyakit seperti ini yang disebabkan kebiasan buruk kita yang ogah-ogahan hidup sehat.

ingat teman, apa pun yang kita 'masukkan' ke dalam perut ini akan berdampak di hari nanti. kalau yang dimasukkan yang bagus-bagus, insyaAlloh akan berdampak baik untuk diri kita. khusus untuk para calon ibu niih (ehm ehmm hehe), perhatikan asupan makananmu ya moms to be, karena yang kita makan berpengaruh buanggeed terhadap perkembangan janin kita.
periapkan kalsium yang banyak sejak dini, sejak jauh-jauh hari sebelum meniatkan memiliki si buah hati. jauhi betul-betul polusi asap kendaraan bermotor, asap rokok. pleasee orang-orang yang ngerokok, kasian kami yang anda jadikan korban perokok pasif -_-


jangan malu-malu untuk menggunakan masker saat berinteraksi dengan polusi udara di luar rumah. seriusaan, polusi udara itu jahat banged buat badan kita. apalagi untuk moms yang sedang hamil, kasian si baby takut ikut-ikutan nangkap polusi udara dari dalam rahim sana.


yuuk, kita sama-sama belajar untuk meminimkan kontaminan (racun) ke dalam tubuh kita.
hidup sehaattt!! jasad sehaatt, ruhiyah insyaAlloh sehat juga yaa :D


wallohu'alam

gorenganku sayang, gorenganku malang

Untuk para moms dan calon moms, semoga bermanfaat untuk keluarga yang kita cintai.

Hingar bingar para kondektur di terminal baranangsiang, serasa memecah konsentrasi saya yg sedang asik memperhatikan seorang wanita yg duduk bersebrangan dg saya di atas bus menuju Tj Priok.

Wanita ini terpelajar saya rasa.
Gaya nya yg mahasiswi sekali, mencuri perhatian saya.
Ah sebenarnya ga penting sih saya perhatikan dia.
Tapi ada yang menarik dg dia, moms.
Sambil asik baca handout kuliah, diambilnya sebuah bungkusan yang isinya GORENGAN.
Yap, siapa sih yang ga kenal gorengan macam tahu, bakwan, tempe goreng, cireng -favorit saya- dll?

Saya rasa semua orang doyan dg penganan yang satu ini. sangat dicari dan digandrungi oleh kita2, seperti para mahasiswa yang sibuk, ingin kenyang dalam waktu singkat dan harganya yang mwuuraah. Hehehe

Tapi sadarkah moms, akan bahaya dari penganan favorit kita tersebut?
Seperti yang saya ketahui (baca: bersumber dari seorang dosen pangan), banyak loh hal-hal yang berbahaya dari penganan tersebut.
Berikut telusuran saya *serasa reporter hehe :D

1. Minyak goreng (MG) kehitaman

Pernah kah moms temukan di penjual gorengan ataupun di dapur rumah, minyak goreng yang entah sudah brp kali digunakan hingga warnanya coklat kehitaman?
Jika jawabannya iya, cepat-cepat ganti minyak goreng moms dg minyak goreng yang baru. Karena apa?
Minyak goreng yg berwarna kehitaman itu mengindikasikan bahwa minyak goreng tersebut sudah teroksidasi. ketika memasak menggunakan MG,sebetulnya moms sedang mengoksidasi si MG, karena terlalu sering digunakan dan ga diganti2, c MG berubah warna krn oksidasi tersebut.

Terus kira2, apakah bahaya?
Jelas saja berbahaya,jangan ditanya.
MG yang sudah teroksidasi jelas telah berubah struktur dan fungsinya menjadi bahan yg berbahaya.
Bahkan berpotensi kanker jika ternyata terdapat radikal bebas di dalamnya.

Yang kita butuhkan adalah anti oksidan, bukan oksidannya. Btw, taukah moms kegunaan antioksidan?
Gembar gembor anti oksidan yang banyak di media sepertinya tidak mendidik kita akan apa kegunaan antioksidan dan radikal bebas tersebut.

Di mulai dari radikal bebas dulu ya moms. Radikal bebas itu senyawa yang kehilangan satu elektronnya sehingga bersifat reaktif. Jika senyawa tidak memiliki jumlah elektron yang genap, si senyawa ini akan berusaha mencari elektron dari luar dirinya, Maka dari itu radikal bebas bersifat, yaa radikal:)
Radikal bebas dapat dg sangat mudah kita temukan, contohnya: di udara yang polusi, paparan sinar uv, makanan yg telah teroksidasi dll.

Anti oksidan itu suatu senyawa yang dapat menangkap radikal bebas dan menyumbangkan elektronnya sehingga si radikal bebas ini tidak reaktif lagi karena elektronnya telah genap.anti oksidan dapat ditemukan dalam sayur dan buah2an. So, biasakan keluarga kita makan sayur dan buah ya moms, ga perlu yang mahal dan banyak, asalkan teratur insyaAlloh sudah oke :)

2. Gorengan renyah-yang penuh tanda tanya-

Kalau disuruh memiliki, kira2 ketika membeli gorengan, moms pilih yang mlempem apa yang renyah?
Kalau jawabannya yg renyah, wah hati2 tuh moms.
secara, gorengan yg asli tanpa apa2 akan mlempem dalam waktu yg tidak lama. Sedangkan yg pake apa2, bisa awet renyahnya dari pagi sampe sore.
Serem juga. Kira2 apa yg nyebabkan gorengan tersebut bs renyah seperti itu? Menurut investigasi di salah satu tayangan tv, gorengan tersebut mengandung plastik.Yap, plastik. Atau perenyah makanan, atau bubuk putih.

Bisakah moms bayangkan benda bahaya seperti itu melapisi makanan qt dan tercerna di dalam perut kita, yang sifatnya sendiri tidak bs tercerna dg mudah?
Astaghfirulloh, jelas bahaya sekali moms, tp itulah yg terjadi. Bukan bermaksud su'udzon dg pebisnis gorengan atau yg lain, tetapi karena banyaknya pedagang nakal, secara pribadi saya ga lagi percaya dg gorengan di pinggir jalan seperti itu.
Kalaupun ingin, saya lebih baik buat sendiri di rumah, biarin mlempem, asal dijamin g pake plastik.hehe

Trus, bagaimana cara plastik dapat merenyahkan gorengan tersebut?
Caranya, dg memasukkan plastik transparan yg biasanya digunakan untuk mengemas minyak goreng curah, ke dalam minyak goreng panas. Karena plastik meleleh di titik didih yang tinggi, alhasil plastik tersebut melarut dengan minyak, padahal sebetulnya tidak demikian. Ketika gorengan tersebut digoreng2 dan disajikan, kita dapat melihat moms, saat suhu tidak lagi panas, biasanya terdapat lapisan bening di permukaan gorengan tersebut. Nah, itu lah plastik yang digoreng tadi. Seramnyaaa :(

Plastik yg tak sengaja terkonsumsi jelas saja sangat berbahaya. Karena apaa? Plastik yg kita ketahui adalah sesuatu yg sulit terurai di alam, baru sekarang2 kita heboh mendengar plastik biodegradable yg dapat dg mudah kita temui di indomaret, giant, alfa mart dll, demi mempercepat masa peruraian plastik tersebut hingga tidak merugikan lingkungan.

Moms bisa bayangkan sendiri, ketika tubuh kita tidak bs mendegradasi plastik dan plastik tersebut dianggap sebagai unknown factor oleh tubuh sehingga menjadi cikal bakal kanker. no wonder kl jaman sekarang banyak ditemukan penyakit2 seperti kanker.

3.Gorengan pinggir jalan

Bisa dibayangkan ketika kita memakan sesuatu yg bercampur debu, emisi kendaraan bermotor, serta polutan2 yang banyak berterbangan hilir mudik di jalan, kira2 apa yang terjadi moms?
Penyakit. Betul banged.
dari uraian di atas, saya rasa kita sudah cukup tahu seberapa bahaya 'gorengan' ini.

Kalau saya dan keluarga, lebih memilih makanan rumah, moms. Menghindari betul makanan yg ga jelas juntrungannya karena kami percaya bahwa apa yang kami makan akan kami tuai hasilnya nanti.
Mudah2an dengan pola makan dan gaya hidup yg sehat, back to nature, akan memberi efek sehat untuk tubuh kami. Toh, bukannya tubuh pun punya hak untuk dirawat dengan baik? Salah satu treatment nya adalah: gaya hidup sehat.

Semoga bermanfaat dan dipraktikan untuk keluarga tercinta :)

Note: tidak semua gorengan seperti yang saya paparkan di atas, saya percaya masih ada pedagang2 berhati baik dan tak ingin mencurangi pelanggannya.

tentang siapa saja yang merasa pahlawan

saya sering terhenyak menyakisakan betapa sulitnya saudara-saudara kita yang hidup di garis kemiskinan. jangan tanya masalah pangan, sandang, dan papan pada mereka, sungguh menyedihkan.


yaa Alloh, 

alhamdulillaah..
saya masih bisa merasakan makanan 4 sehat 5 sempurna, yang terkadang saya suka malas untuk hanya sekedar menyuap sayuran ke mulut saya, sedangkan mereka? jangankan 4 sehat 5 sempurna, bisa makan sehari sekalipun itu sudah syukur.

alhamdulillaah..
untuk pakaian yang baik, yang insyaAlloh dapat menutupi aurat saya.
sedangkan di luar sana, saudara kita berpakaian compang camping karena tak ada uang untuk pakaian baru. yang lebih menyedihkan lagi, mereka yang berduit, tak segan-segan bercompang-camping ria dengan alasan fashion yang lagi happening.

alhamdulillaah..
untuk suami dan keluarga yang utuh dan penuh cinta.
sungguh, mereka adalah semangat bagi saya. semangat ketika tubuh ingin sekali gemetar menghadapi dunia fana. semangat ketika yang lain mulai meredup pasrah. saya semangat demi kerja-kerja dunia yang insyaAlloh melahirkan pahala sebagai deposit akhirat. amiin

alhamdulillaah..
untuk rumah nyaman serta lingkungan kondusif untuk kita bermu'amalah, sedangkan mereka bergelut dengan kehidupan jalanan di bawah fly over megah buatan si kaya.


saya sadar bahwa betapapun yang mereka lakukan adalah mencari nafkah untuk keluarga yang mereka cintai. betapapun caranya, mereka hanya inginkan satu: membahagiakan keluarga.

kamu. suami. ayah. atau siapapun di sekeliling kita, mereka 'mati-matian' demi mencari sebarokah rizqi dari tanganNya. 
seperti cerita yang dikisahkan oleh suami saya. sepulang dari mesjid, suami saya bertemu dengan salah satu jama'ah solat maghrib di mesjid tersebut.
di tengah kesibukannya menjajakan dagangannya dengan sepeda motor, ia menyempatkan diri untuk menghadap Rabb nya. bapak ini adalah penjual roti keliling. tumpukan roti-roti tawar di atas sepeda motornya begitu rapih dan penuh, mengisyaratkan bahwa belum banyak pembeli yang membelinya.
kasian si bapak, lelah, pasti ia rasa. 
akhirnya ia bercerita dengan suami saya akan anaknya yang sekarang sedang bersekolah di pesantren di daerah Jawa. bisakah kalian bayangkan teman, bagaimana pengeluaran rumah tangga si ayah ketika anaknya bersekolah di pesantren, terlebih pekerjaannya hanya sebagai penjual roti keliling.
bukan bermaksud merendahkan profesi si ayah, tapi apalah untung yang didapat  dengan berjualan roti?
  
astaghfirulloh. sulitnya kah kita bersyukur hanya dengan mengucap 'alhamdulillah' yang terkadang lisan ini pun lupa untuk berucap kata tersebut?
bagaimanapun, posisi saya dan teman2 lebih baik dari mereka.

tapi rasanya, terkadang kita masih merasa kurang kurang dan kurang.
kita yang betul2 merasa kurang ataukah kita yang lupa bersyukur padaNya hingga rasanya lupa untuk 'menghargai' pemberian sang pencipta?

banyak kejadian yang sebetulnya dengan mudah saya dan teman2 dapat memetik hikmahnya, tapi sesulit itukah mata, telinga,  dan hati ini 'menyadari' akan kebaikan Sang Maha Pemurah?

astaghfirulloh, astaghfirulloh, ampuni kami yang kadang lupa mensyukuri nikmatMu, Rabb..

bisakah dibayangkan akan sulitnya mencari nafkah bagi para suami dan ayah kita? mereka pulang malam2 dari tempat kerja, dengan kemacetan luar biasa, dengan keletihan yang amat sangat, pun rasa lapar yang ditunda demi mengurangi makan di luar yang dapat memboroskan pengeluaran rumah, atau bahkan ditambah segala permasalahan di kantor, tuntutan keluarga..

semoga kita adalah istri soliha yang selalu menyemangati suami dalam mencari nafkah, bukan menuntut menuntut dan menuntut.
sebaik-baik sifat istri adalah yang qana'ah terhadap pemberian suami. mari berbangga teman, dengan semangat yang kita berikan pada suami, semangat penuh kasih yang kita tujukan teruntuk lelaki terkasih, semoga ia bersemangat selalu dalam mencari rizqi yang halal, yang barokah, yang diterima dari tangan-tangan ikhlas.

hanya yang halal, suamiku..
semoga Alloh berikan umur yang bermanfaat, jasad dan ruhiyah yang sehat, perlindungan dunia akhirat untukmu. habibi dzikrulloh, i do love you much coz Alloh ta'ala.  

ini tentang siapa saja yang merasa pahlawan.
bagiku, ayah dan suamiku adalah pahlawan sepanjang zaman :D

 

Kamis, 02 Desember 2010

tentang sesuatu yang ku sebut: sahabat

Saat memposting artikel ini, saya teringat akan seorang teman saya, dia bilang "waah, harus dinikmatin nih menjelajahi bara bareng diska si single"

Aah, tak terasa 1,5 bulan telah berlalu..
Dan saya merasa rindu jalan-jalan di bara
(Nama suatu tempat di dekat kampus Darmaga yg apapun yang kamu butuh ada semua disana) dengan wanita yang 6 bulan lalu masih duduk di jok motor saya ketika kami berangkat ngampus.

teman, ah kau lebih cocok ku sebut sahabat.
2 tahun sudah aku bersamamu dalam satu atap yg kusebut rumah kedua, Pondok Harmoni.
Melewati masa-masa sulit, bahagia. Aku rasa, qt alami bersama dalam canda tawa kita yg terkadang nyleneh.
masa sulit yg dulu ku alami, kau bantu aku melewatinya, pergi jauh, menghilang dari masa itu.

Hingga kini..
Ku sebut diriku bahagia.
Ya, bahagia.
Ku temukan bahagia lewat lab mu #yang organik banged itu.
CaraNya memang indah, sungguh indah :)

Satu doaku untukmu,
Agar Yang Maha Pengasih berimu bahagia, sesuatu yg lbh bahagia dariku saat ini.
Semoga Ia tuntun engkau dalam dekapan cintaNya.

***Sungguh ya Rabbi,sayangi sahabatku ini.

Hei, ingatkah ketika hujan besar, kita malah asik hujan2an berdua, kegirangan layaknya bocah?

Ingatkah akan Tobbleron mu yang sekilo itu, kita nikmati bersama, pun bersama Indra?

Dalam kamarku, kita pernah bernyanyi bersama melepas kepenatan kita. Lagu Rocket Rockers? Secondhand serenade?


Cireng Cifor kesukaanku, balon biru mu dari indra, brownies coklat, lari pagi ke Cifor. Ingatkah?


Dan kini, aku telah menikah dan bersuami.
Sungguh kenanganku bersamamu tak kan pernah ku lupa.
Suatu hari nanti, ketika Alloh menitipkan amanah padaku dan suamiku, kan ku kisahkan ini pada anakku, tentang sesuatu yang ku sebut: sahabat.


#teruntuk Astari Wendarningtyas, I heart u coz Alloh my girl :D
 

Rumah Dzikrulloh Copyright 2008 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipiet | All Image Presented by Tadpole's Notez